Visi dan Misi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Visi dan Misi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Visi dan Misi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Pasaman


Visi Dinas Pendidikan dan kebudayaan:

Terwujudnya Insan Pasaman Yang Cerdas,  Berakhlak dan  Berdayasaing

Visi di atas menunjukkan adanya tiga tujuan yang hendak dicapai yakni mengupayakan terwujudnya Insan Pasaman yang Cerdas, Insan yang berakhlak dan insan yang berdaya saing dengan uraian sebagai berikut

  1. "INSAN  YANG CERDAS" Insan yang cerdas baik spiritual, sosial maupun intelektual dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, cerdas dalam menyikapi perkembangan arus globalisasi sosial, ekonomi, politik dan pembangunan yang serba komplek saat ini dan siap untuk bersaing baik Regular, Nasional maupun Internasional.
  2. "INSAN YANG BERAKHLAK "Insan yang memiliki seluruh prilaku, sikap, perbuatan, adab dan sopan santun sesuai dengan tuntunan ajaran agama dengan penuh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa (Agamis) dan selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran dan keadilan dalam mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan (Berbudaya).
  3. "INSAN YANG BERDAYA SAING" Insan yang memiliki motivasi diri untuk dapat memenangi suatu kompetisi, lebih berprestasi, berupaya lebih baik dari orang lain di sekitarnya. Insan yang memiliki daya saing tinggi, akan selalu berupaya bekerja lebih  baik, tahan menghadapi berbagai kondisi, hambatan dan dapat menyesuaikan dengan lingkungan bekerjanya

Misi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan :


  1. Meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat melelalui penyelenggaraan wajib belajar 9 tahun, Pendidikan Non Formal (PNF), informal, kerkebutuhan Khusus dan Akademi komunitas
  2. Meningkatkan mutu pendidikan melalui fasilitas kompetensi dan kualifikasi pendidik ( guru ) dan tenaga kependidikan serta penigkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
  3. Mengembangkan dan melestarikan kebudayaan daerah melalui revitaslisasi, promosi, penggalian dan pendokumentasian serta peningkatan kapasitas pelaku budaya